Kamis, 12 Januari 2017

Pseudocode Membuat Data Pada Buku Alamat

Declare string Nama
Declare string Alamat
Declare string Nomor
Declare string Email
Declare int Num
Declare int Pilihan
Create Array[100]

function Input(Num){
  For Array[Num]
    Input : Nama
            Alamat
            Nomor
            Email
  End For
  Num = Num + 1
}

function Delete(Num){
  For Array[Num]
    Delete  : Nama
              Alamat
              Nomor
              Email
  End For
  Num = Num - 1
}

function Display(){
  Display Array
}

function Update(Num){
  For Array[Num]
    Input : Nama
            Alamat
            Nomor
            Email
  End For
}

function main(){
Num = 0
Print "Menu   :"
Print "1. Memasukan Data"
Print "2. Menghapus Data"
Print "3. Menampilkan Seluruh Data"
Print "4. Update Data"

Switch (Pilihan){
  Case 1    : return Input(Num)
              break

  Case 2    : return Delete(Num)
              break

  Case 3    : return Display()
              break

  Case 4    : return Update(Num)
              break

  Default   : print "Pilihan anda salah"
              break

}
}


Pseudocode diatas adalah algoritma untuk membuat buku alamat yang maksimalnya berisi 100 data. Data atau attribute terdiri dari nama, alamat, nomor telepon, dan alamat e-mail. Proses atau method nya ada 4 yaitu memasukan data, menghapus data, menampilkan data secara keseluruhan, dan update data.

Rabu, 04 Januari 2017

Tugas Softskill Statistika : Sertifikat Sololearn



                Sebagai mahasiswa sistem komputer, pengetahuan tentang bahasa pemrograman sangatlah dibutuhkan. Salah satu bahasa pemrograman yang digunakan adalah bahasa Java. Java sendiri merupakan bahasa pemrograman yang dirancang tidak tergantung kepada platform alias platform independent, sehingga program java dapat dijalankan pada semua sistem operasi. Pada Sololearn, materi mengenai Java dibagi menjadi beberapa bagian mulai dari konsep dasar, kondisi dan perulangan, array, class dan objek, hingga penanganan error dan multithreading.
                Konsep dasar yang harus pertama diketahui adalah Java merupakan bahasa tingkat tinggi yang platform independen. Artinya, kita hanya perlu menulis program sekali untuk dapat menjalankannya pada sejumlah platform yang berbeda. Lebih dari 3 miliar perangkat menjalankan Java. Java digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk Google OS Android, berbagai Aplikasi Desktop, seperti media player, program antivirus, Aplikasi Web, Aplikasi Enterprise (yaitu perbankan), dan masih banyak lagi.
                Pernyataan bersyarat atau conditional statement digunakan untuk melakukan tindakan yang berbeda berdasarkan kondisi yang berbeda. Jika pernyataan adalah salah satu pernyataan bersyarat yang paling sering digunakan. Jika ekspresi kondisi jika pernyataan ini bernilai true, blok kode dalam pernyataan jika dijalankan. Jika ekspresi ditemukan palsu, set pertama kode setelah akhir pernyataan jika (setelah kurung kurawal menutup) dijalankan. Sementara itu, sebuah pernyataan loop memungkinkan untuk berulang kali mengeksekusi pernyataan atau kelompok laporan. Macam – macamnya adalah kondisi IF...ELSE, WHILE, DO...WHILE, FOR, dan SWITCH.
                Array adalah kumpulan variabel dari jenis yang sama. Bila Anda perlu untuk menyimpan daftar nilai, seperti nomor, Anda dapat menyimpannya dalam array, bukannya menyatakan variabel terpisah untuk setiap nomor. Untuk mendeklarasikan array pada Java, Anda perlu menentukan jenis elemen dengan tanda kurung persegi. Dalam sebuah array, elemen-elemen yang diperintahkan dan masing-masing memiliki posisi tertentu dan konstan, yang disebut indeks. Untuk referensi elemen dalam array, ketik nama array diikuti dengan posisi indeks dalam sepasang kurung persegi.
                Java menggunakan Object-Oriented Programming (OOP), gaya pemrograman yang dimaksudkan untuk membuat berpikir tentang pemrograman lebih dekat layaknya berpikir tentang dunia nyata. Dalam OOP, setiap objek adalah unit independen dengan identitas yang unik, seperti benda-benda di dunia nyata. Objek juga memiliki karakteristik, yang digunakan untuk menggambarkan mereka. Misalnya, mobil bisa merah atau biru, cangkir dapat penuh atau kosong, dan sebagainya. Karakteristik ini juga disebut atribut. Atribut menggambarkan keadaan saat suatu objek. Dalam dunia nyata, setiap objek berperilaku dengan caranya sendiri. Mobil bergerak, telepon berdering, dan sebagainya. Hal yang sama berlaku untuk objek: perilaku adalah khusus untuk jenis objek. Kelas dapat digambarkan sebagai cetak biru, deskripsi, atau definisi untuk sebuah objek. Anda dapat menggunakan kelas yang sama sebagai cetak biru untuk membuat beberapa objek. Langkah pertama adalah untuk menentukan kelas, yang kemudian menjadi cetak biru untuk penciptaan objek. Setiap kelas memiliki nama, dan masing-masing digunakan untuk mendefinisikan atribut dan perilaku.
                Java adalah bahasa pemrograman multi-threaded. Ini berarti bahwa program dapat memanfaatkan secara optimal sumber daya yang tersedia dengan menjalankan dua atau lebih komponen bersamaan, dengan masing-masing komponen penanganan tugas yang berbeda. Kita dapat membagi operasi tertentu dalam satu aplikasi ke dalam thread individu yang berjalan secara paralel.
                Pada setiap akhir materi, akan ada kuis yang berisi pertanyaan – pertanyaan seputar materi yang telah diberikan. Jika kita telah menyelesaikan semua materi dan kuis tersebut, maka kita dapat menerima sertifikat dari Sololearn tersebut.



                 

Selasa, 18 Oktober 2016

Rangkuman Pertemuan Pertama Pengantar Statistika



Nama                    : Fajri Fadli
Kelas                     : 2KB01
NPM                     : 22115445


Statistika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari metode yang paling efisien tentang caracara pengumpulan, pengolahan, penyajian serta analisis data, penarikan kesimpulan serta pembuatan keputusan yang cukup beralasan berdasarkan data dan analisa yang dilakukan. Statistika dapat dibagi dua, yaitu statistika deksriptif dan statistika induktif atau inferensia statistika.

Statistika deskriptif adalah metode – metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian suatu gugus data sehingga memberikan informasi yang berguna. Contohnya keadaan mengenai curah hujan di Bogor pada 30 tahun terakhir. Dengan mengambil angka yang ada pada tiap waktu selama 30 tahun tersebut, kita bisa menghitung curah hujan rata – rata, curah hujan tertinggi dan curah hujan terendah yang telah terjadi selama 30 tahun tersebut.

Statistika deskriptif erat kaitannya dengan mean, modus, dan median. Mean adalah nilai rata – rata. Modus adalah nilai yang mempunyai jumlah paling banyak pada data. Sedangkan median adalah nilai tengah dari data. Statistika deskriptif juga erat dengan diagram. Contohnya adalah diagram lingkaran, diagram batang, dan juga grafik. Diagram – diagram ini adalah representasi visual dari data – data yang ada.

Selain statistika deskriptif, ada juga statistika induktif atau inferensia statistika. Statistika induktif mencakup semua metode yang berhubungan dengan analisis sebagian data untuk kemudian sampai pada peramalan atau penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan data gugusannya. Singkatnya, dimana statistika deskriptif hanya menyajikan data yang sudah lengkap, statistika induktif harus mengambil kesimpulan dari data yang belum lengkap. Peramalan atau penarikan kesimpulan statistika induktif harus mengenali pola – pola pada data yang dimiliki, yang kemudian kesimpulan ditarik berdasarkan pola – pola tersebut. Contohnya, jika melalui statistika deskriptif kita bisa mengetahui curah hujan Bogor selama 30 tahun terkahir adalah 150 mm. Maka kita bisa meramalkan melalui statistika induktif bahwa curah hujan kota Bogor pada tahun depan adalah 150 – 155 mm. Pola yang bisa diambil adalah letak geografis kota Bogor dan perbandingan data dari tahun – tahun sebelumnya yang mendukung curah hujan pada jumlah yang diprediksi.

Data yang digunakan pada statistika adalah data kuantitatif atau dalam bilangan. Contohnya, umur, jumlah, dan tinggi adalah besaran yang bisa dinyatakan dengan bilangan. Statistika mungkin tidak bisa mengukur kelezatan dari suatu makanan, karena ini bersifat kualitatif. Namun statistika bisa mengukur berapa banyak orang yang menyukai suatu makanan tertentu. Inilah data kuantitatif. Data yang dikumpulkan sendiri dan digunakan sendiri disebut Data Intern. Sedangkan data yang dikumpulkan oleh orang atau badan lain adalah Data Ekstern. Data yang diumumkan sendiri oleh pengumpulnya disebut Data Primer. Sedangkan data yang diumumkan bukan oleh pengumpulnya melainkan oleh orang atau badan lain adalah Data Sekunder.

Dalam pengambilan data, statistika membutuhkan sample. Sample diambil dari populasi. Oleh karena itu, sampel adalah himpunan bagian dari populasi. Contohnya, Seandainya ada 1000 mahasiswa di perguruan tinggi yang dilihat nilai mutu rata – ratanya (IP), maka dapat dikatakan bahwa populasi yang ada berukuran 1000. Misalkan dari populasi itu ingin diketahui berapa rata – rata IP nya, kemudian diambil hanya beberapa mahasiswa saja, misalnya 34 mahasiswa, maka 34 mahasiswa tersebut merupakan sample atau contoh dari populasi mahasiswa yang ada.


Sumber
Siringoringo, Hotniar, dan  Rachmat Agus Nursamsi. 2006. Seri Diktat Kuliah Pengantar Statistika. Jakarta: Gunadarma.
Donelly Jr, Robert A. 2003. The Complete Idiot's Guide To Statistics: Second Edition. New York: Penguin Group.