Kamis, 13 Oktober 2016

Program Tampilan ATM Menggunakan Switch Case (Java)



Kelas                                     : 2KB01
Anggota Kelompok                : Andry Setiawan
                                                Fajri Fadli
                                                Yudho Wirambodo

Program tampilan ATM ini berfungsi layaknya seperti di ATM. Class yang ada di applikasi ini adalah Nasabah. Attribute dari kelas ini adalah nama, pin, saldo, deposit, tarik, transfer. Method nya adalah tarikTunai, setorTunai, transfer, checkSaldo, keluar. Namun beda dengan bagaimana tampilan ATM yang sebenarnya bekerja, karena program ini tidak terhubung dengan database yang berisikan informasi mengenai nasabah, informasi nasabah kita isi sendiri ketika mendeklarasikan variable yang akan menjadi attribute tersebut. Berikut source code nya :

package nasabah;
import java.util.Scanner;
/**
 *  Kelas    = 2KB01
 *  Anggota  =
 *  Andry Setiawan
 *  Fajri Fadli
 *  Yudho Wirambodo
 */
public class Nasabah {
        String nama = "Fajri Fadli";
        String pin = "22115445";
        Double saldo = 5000000.00;
        Double deposit = saldo + 300000.00;
        Double transfer = saldo - 300000.00;
        Double tarik = saldo - 50000.00;
       
       
  
   
    public void tarikTunai(){     
        System.out.println(nama);
        System.out.println(pin);
        System.out.println("Saldo anda sekarang = Rp."+tarik);
        System.out.println("Terima kasih telah menarik tunai menggunakan ATM ini");
    }
    public void setorTunai(){
        System.out.println(nama);
        System.out.println(pin);
        System.out.println("Saldo anda sekarang = Rp."+deposit);
        System.out.println("Terima kasih telah setor tunai menggunakan ATM ini");
    }
    public void transfer(){
        System.out.println(nama);
        System.out.println(pin);
        System.out.println("Saldo anda sekarang = Rp."+transfer);
        System.out.println("Terima kasih telah transfer menggunakan ATM ini");
    }
    public void checkSaldo(){
        System.out.println(nama);
        System.out.println(pin);
        System.out.println("Saldo anda sekarang = Rp."+saldo);
        System.out.println("Terima kasih telah check saldo menggunakan ATM ini");
    }
    public void keluar(){
        System.out.print("Selamat Tinggal");
    }

   
    public static void main(String[] args) {
        Integer pilihan;
        Scanner input = new Scanner(System.in);
        Nasabah nasabah01 = new Nasabah();
        System.out.println("======== ATM ========");
        System.out.println("1. Tarik Tunai ");
        System.out.println("2. Setor Tunai ");
        System.out.println("3. Transfer");
        System.out.println("4. Check Saldo");
        System.out.println("5. Keluar");
        System.out.println("===========================");
        System.out.print("Pilih angka 1 - 5 : ");
        pilihan = input.nextInt();
       
       
        
        switch(pilihan)
        {
            case 1:
                nasabah01.tarikTunai();
                break;
            case 2:
                nasabah01.setorTunai();
                break;
            case 3:
                nasabah01.transfer();
                break;
            case 4:
                nasabah01.checkSaldo();
                break;
            case 5:
                nasabah01.keluar();
                break;
            default:
                System.out.println("Input salah!");
                break;
               
        }
    }
   
}

Dalam program tersebut, nasabah atau pengguna ATM akan diberikan 5 pilihan yaitu tarik tunai, setor tunai, transfer, check saldo, dan keluar. Kita menggunakan Scanner sebagai method input.  Nilai yang di input akan dimasukan ke variable pilihan. Pilihan ini yang menentukan pilihan mana yang akan diambil nasabah, apakah tarik tunai, setor tunai, transfer, dsb.

Method dalam program ini ada 5 yaitu tarikTunai, setorTunai, transfer, checkSaldo, dan keluar. Method tarikTunai akan menampilkan nama dan pin serta informasi mengenai penarikan uang di ATM tersebut. Method setorTunai menampilkan nama dan pin serta informasi mengenai penyetoran uang. Method transfer menampilkan informasi ttg transfer. Method checkSaldo menampilkan informasi mengenai saldo nasabah. Method keluar digunakan untuk keluar dari ATM. Sekali lagi, karena kita hanya memprogram tampilan dari ATM saja, informasi mengenai nama, pin, dan saldo hanyalah dummy (bukan data asli) yang kita input sendiri ke dalam variable.

Kemudian kita memakai switch case untuk menentukan apa yang akan dijalankan sesuai input yang dimasukan. Jika pilih berisi 1, maka method tarikTunai akan dijalankan. Jika pilih berisi 2, maka method setorTunai akan dijalankan. Jika pilih berisi 3, maka method transfer akan dijalankan. Jika pilih berisi 4, maka method checkSaldo akan dijalankan. Jika pilih berisi 5, maka method keluar akan dijalankan. Selain input tersebut, maka akan tercetak kalimat Input salah!.

Diagram Class Nasabah



Diagram tersebut adalah diagram kelas Nasabah. Kelas tersebut adalah kelas yang kita pakai dalam membuat program tersebut. Attribute nya adalah nama, pin, saldo, deposit, tarik, & transfer. Method dari kelas tersebut adalah tarikTunai, setorTunai, transfer, checkSaldo, & keluar.


Output
 


Rabu, 05 Oktober 2016

Kalkulator Console (Java)



Fajri Fadli
22115445
2KB01

Kalkulator Console ini akan dibuat dengan bahasa Java menggunakan IDE Netbeans. Kalkulator ini mendukung 7 operasi aritmatika, yaitu pertambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, perpangkatan, pengakaran, & modulus (sisa bagi). Berikut adalah source code nya.


package kalkulatorconsole;
import java.io.*;

public class KalkulatorConsole {

   
    public static void main(String[] args) {
        double hasil;
        String pilih="";
        boolean t=true;
        int x;
        double y,z;
        String nilai1="";
        String nilai2="";

try
{
BufferedReader baca = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
System.out.println("======== Kalkulator ========n");
System.out.println("============================n");
System.out.println("1. Penjumlahan ");
System.out.println("2. Pembagian ");
System.out.println("3. Pengurangan");
System.out.println("4. Perpangkatan");
System.out.println("5. Perkalian");
System.out.println("6. Akar pangkat");
System.out.println("7. Sisa bagi");
System.out.println("===========================n");
System.out.print("Pilih angka 1 - 7 untuk menghitung =");
pilih = baca.readLine();
System.out.print("Masukan angka pertama =");
nilai1 = baca.readLine();
System.out.print("Masukan angka kedua =");
nilai2 = baca.readLine();
x=Integer.parseInt(pilih);
y=Double.parseDouble(nilai1);
z=Double.parseDouble(nilai2);

switch(x)
{
case 1 :
hasil= y + z;
System.out.println("Hasil penjumlahan= " + hasil);
break;
case 2 :
hasil= y / z;
System.out.println("Hasil pembagian = " + hasil);
break;
case 3 :
hasil= y - z;
System.out.println("Hasil pengurangan = " + hasil);
break;
case 4 :
hasil= Math.pow(y,z);
System.out.println("Hasil perpangkatan = " + hasil);
break;
case 5 :
hasil= y * z;
System.out.println("Hasil perkalian  = " + hasil);
break;
case 6 :
z = 1/z;
hasil= Math.pow(y,z);
System.out.println("Hasil pengakaran = " + hasil);
break;
case 7:
hasil= y%z;
if (hasil <0){
    hasil += z;
}
System.out.println("Sisa bagi = " + hasil);
break;
default :
System.out.println("Piliha anda salah!!!");
}

} catch (NumberFormatException e)
{
System.out.println("Maaf yang anda masukan bukan angka!");
}
catch (ArithmeticException a)
{
System.out.println("Kesalahan aritmetika!");
} catch (IOException io)
{
System.out.println("Kesalahan IO");
}
}   
}

Dalam program tersebut, kita menggunakan input output java, contohnya seperti BufferedReader (berfungsi menyimpan sementara inputan dari keyboard) & InputStreamReader (berfungsi untuk membaca ketikan dari keyboard). Input pilih akan dimasukan ke dalam variabel x. Variabel x tersebut akan diuji menggunakan switch case. Jika x adalah 1, maka operasi aritmatikanya adalah pertambahan. Jika x adalah 2, maka operasi aritmatikanya adalah pengurangannya, dan seterusnya. Pembilang yang akan di operasikan dimasukan ke variabel y & z.

Dalam program ini, kita memakai catch untuk mengantisipasi bila program mengalami error. NumberFormatException adalah error jika kita memasukan string pada pembilang yang akan di operasikan.
ArithmeticException adalah error jika kita memasukan operasi aritmatika yang tidak bisa dilakukan, contoh infinity tambah infinity. IOException adalah error jika program terinterupsi ketika sedang berjalan.

 Output


Sumber
http://burhanudin.web.id/programing/membuat-kalkulator-sederhana-dengan-java  Dengan penambahan fitur Akar pangkat dan Sisa bagi

Rabu, 06 April 2016

Ragam dan Fungsi Bahasa



Ragam dan Fungsi Bahasa Indonesia
Nama    : Fajri Fadli
Kelas     : 1KB04
NPM      : 22115445

Pada awalnya sejak diikrarkan Sumpah Pemuda dalam Kongres Pemuda 28 Oktober 1928, bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional. Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dimungkinkan oleh kenyataan bahwa bahasa Melayu yang mendasari bahasa Indonesia telah dipakai sebagai bahasa lingua franca. Selain itu, bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dituangkan dalam Pasal 36 UUD 1945.

Pengertian, Ragam , dan Fungsi Bahasa adalah pemahaman dasar dalam memahami bahasa. sehingga pemahaman kita dalam memahami bahasa Indonesia, bisa lebih mendalam dan dapat mengaplikasikan dengan baik.
Definisi Bahasa; Bahasa adalah suatu sistem dari lambang bunyi arbiter ( tidak ada hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya ) yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat untuk berkomunikasi, kerja sama, dan identifikasi diri. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa sekunder.

Fungsi bahasa dalam masyarakat:
  • ·         Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.
  • ·         Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia.
  • ·         Alat mengidentifikasi diri.

Macam dan jenis ragam bahasa:
  • ·         Ragam bahasa pada bidang tertentu seperti bahasa istilah hukum, bahasa sains, jurnalistik, dsb.
  • ·         Ragam bahasa pada perorangan atau idiolek seperti gaya bahasa mantan presiden soeharto, gaya bahasa binyamin s, dsb.
  • ·         Ragam bahasa pada sekelompok anggota masyarakay suatu wilayah seperti dialeg bahasa madura, medan, sunda, dll.
  • ·         Ragam bahasa pada masyarakat suatu golongan seperti ragam bahasa orang akademisi berbeda dengan ragam bahasa orang jalanan.
  • ·         Ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan bahasa tulisan.
  • ·         Ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal dan informal.

Bahasa lisan lebih ekspresif dimana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau atau silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara atau target komunikasi. Bahasa isyarat atau gestur atau bahasa tubuh adalah salah satu cara berkomunikasi melalui gerakan tubuh. Bahasa isyarat digunakan permanen oleh penyandang cacat karena mereka mempunyai bahasa sendiri.

Bahasa bisa punah karena kebanyakan bahasa didunia ini tidak statis. Bahasa itu berubah seiring waktu, mendapat kata tambahan, dan mencuri kata dari bahasa lain. Bahasa hidup dan berkembang ketika masyarakat menuturkannya sebagai alat komunikasi utama. Ketika tidak ada lagi masyarakat penutur asli suatu bahasa disebut bahasa mati atau punah, meskipun masih ada sedikit penutur asli yang menggunakan tetapi generasi muda tidak lagi menjadi penutur bahasa tersebut. Banyak situasi yang menyebabkan bahasa punah. Sebuah bahasa punah ketika bahasa itu berubah bentuk menjadi famili bahasa-bahasa lain.

Orang indonesia kini boleh jadi tidak mengerti bahasa melayu yang digunakan di indonesia awal abad ke-20. Karena bahasa indonesia saat ini berasal dari bahasa melayu yang telah mengalami infusi kata-kata bahasa asing. Bisa dikatakan bahasa melayu bermetamorfosis dalam bahasa indonesia. Kelak kalau bahasa indonesia makin berkembang dan demikian pula bahasa melayu malaysia kemungkinan bahasa melayu akan punah.

Karena pengaruh globalisasi dan IPTEK menyebabkan masyarakat indonesia menganggap bahasa indonesia itu :
  • ·         Tidak gaul.
  • ·         Terlalu formal.

Rapuhnya bahasa indonesia disebabkan :
  • ·         Tergerus arus globalisasi.
  • ·         Kemungkinan banyak orang yang tidak menyukai peraturan bahasa indonesia.
  • ·         Tidak adanya relasi masyarakat dengan pemerintah tentang pembudidayaan.

Selain bahasa asing, bahasa daerah juga memberi pengaruh pada perkembangan bahasa indonesia. Karena bahasa indonesia mungkin dianggap terlalu formal untuk dipakai sehair-hari. Tidak apa-apa sebenarnya bahasa asing menyerap kedalam bahasa indonesia. Sebagai bahasa yang terbuka, bahasa indonesia harus luwes menerima unsur bahasa lain.

Bahasa indonesia mengenal dua macam serapan yakni :
  • ·         Unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa indonesia.
  • ·         Unsur asing yang pengucapan dan penulisannya telah disesuaikan dengan kaidah bahasa indonesia.

FUNGSI BAHASA INDONESIA sebagai BAHASA NASIONAL :

1. Lambang kebanggaan nasional
2. Lambang identitas nasional
3. Alat pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda latar belakang sosial budaya dan bahasanya
4. Alat perhubungan antarbudaya dan antardaerah

FUNGSI BAHASA INDONESIA segabai BAHASA NEGARA:
1. Bahasa pengantar resmi kenegaraan
2. Bahasa pengantar resmi di lembaga-lembaga pendidikan.
3. Bahasa resmi di dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintahan.
4. Bahasa resmi dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.